Doakan anak-anak hamba Tuhan/ majelis di mana orang tua mereka begitu sungguh-sungguh melayani Tuhan.
Friedrich Nietzsche merupakan anak seorang pendeta gereja Lutheran yang saleh. Pamannya dan kakeknya juga pendeta. Tetapi kemudian ia menjadi salah seorang yang paling sengit menyerang kekristenan. Di akhir hidupnya ia mengaku diri sebagai "yang tersalib" atau "Allah sendiri".
Robert Ingersoll dan saudaranya yang menjadi atheis adalah anak seorang pendeta.
Friedrich Schleiermacher, bapak teologi liberal yang tidak percaya Alkitab sebagai Firman Allah dan menolak Tuhan Yesus sebagai Tuhan adalah anak dari seorang pendeta Moravian yang pietis.
Sebaliknya, John Sung yang begitu dipakai Tuhan, adalah anak seorang pendeta yang begitu sungguh memberitakan Injil.
Demikian pula Charles Spurgeon yang begitu diurapi Tuhan adalah anak dari Pendeta John Spurgeon yang melayani di berbagai tempat.
Pdt. Stephen Tong memiliki seorang ibu yang begitu mencintai Tuhan, di mana begitu giat membaca firman, berdoa syafaat dan memberitakan Injil setiap minggu.
Mari kita doakan anak-anak hamba Tuhan, dan majelis/ para pelayan Tuhan.
Renungan, Kutipan, Ayat dalam Teologi Reformed untuk Memperlengkapi Gereja bagi Kemuliaan Tuhan
Kamis, 04 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
Katekismus Westminster: Dosa Turunan
Pertanyaan 16: Apakah seluruh umat manusia ikut jatuh ke dalam dosa bersama dengan Adam semenjak pelanggarannya yang pertama itu?
Jawaban: Perjanjian yang disepakati Adam, bukan hanya berlaku bagi dirinya sendiri, namun juga bagi semua anak cucunya*, bagi seluruh umat manusia yang menjadi keturunannya, melalui proses prokreasi, yang telah berdosa bersamanya, dan jatuh bersamanya, melalui pelanggarannya yang pertama^.
Pertanyaan 17: Apakah akibat dari peristiwa kejatuhan kepada umat manusia?
Jawaban: Peristiwa kejatuhan telah membawa umat manusia ke dalam dosa serta penderitaan~.
_________
Ayat-ayat:
* Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa (Rm 5:12).
^ Oleh ketidaktaatan satu orang, semua orang telah menjadi orang berdosa (Rm 5:19, lihat Rm 5:12-21).
~ Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rm 3:23). Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka (Rm 3:16).
Jawaban: Perjanjian yang disepakati Adam, bukan hanya berlaku bagi dirinya sendiri, namun juga bagi semua anak cucunya*, bagi seluruh umat manusia yang menjadi keturunannya, melalui proses prokreasi, yang telah berdosa bersamanya, dan jatuh bersamanya, melalui pelanggarannya yang pertama^.
Pertanyaan 17: Apakah akibat dari peristiwa kejatuhan kepada umat manusia?
Jawaban: Peristiwa kejatuhan telah membawa umat manusia ke dalam dosa serta penderitaan~.
_________
Ayat-ayat:
* Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa (Rm 5:12).
^ Oleh ketidaktaatan satu orang, semua orang telah menjadi orang berdosa (Rm 5:19, lihat Rm 5:12-21).
~ Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rm 3:23). Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka (Rm 3:16).
Katekismus Westminster: Dosa
Pertanyaan 13: Apakah orang tua pertama kita tetap menjadi sebagaimana pertama kali mereka diciptakan?
Jawaban: Orang tua pertama kita - dengan menyalahgunakan kehendak bebas mereka - tidak lagi menjadi seperti ketika mereka pertama kali diciptakan, melalui perbuatan dosa mereka melawan Allah*.
Pertanyaan 14: Apakah dosa itu?
Jawaban: Dosa merupakan segala bentuk persetujuan terhadap pelanggaran ataupun pelanggaran dari hukum Allah itu sendiri^.
Pertanyaan 15: Dosa apakah yang telah dilakukan orang tua pertama kita sehingga menjadikan mereka tidak lagi seperti ketika pertama kali diciptakan?
Jawaban: Dosa yang telah menjadikan orang tua pertama kita tidak lagi seperti ketika mereka pertama kali diciptakan adalah tindakan mereka yang telah memakan buah terlarang itu~.
_________________
Ayat-ayat:
* Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya (Kej. 3:6). Lihatlah hanya ini yang kudapati: bahwa Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetap mereka mencari banyak dalih (Pkh. 7:29).
^ Setiap orang yang berbuat dosa , melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah (1 Yoh. 3:4).
~ Seperti kutipan di atas, Kej. 3:6.
Jawaban: Orang tua pertama kita - dengan menyalahgunakan kehendak bebas mereka - tidak lagi menjadi seperti ketika mereka pertama kali diciptakan, melalui perbuatan dosa mereka melawan Allah*.
Pertanyaan 14: Apakah dosa itu?
Jawaban: Dosa merupakan segala bentuk persetujuan terhadap pelanggaran ataupun pelanggaran dari hukum Allah itu sendiri^.
Pertanyaan 15: Dosa apakah yang telah dilakukan orang tua pertama kita sehingga menjadikan mereka tidak lagi seperti ketika pertama kali diciptakan?
Jawaban: Dosa yang telah menjadikan orang tua pertama kita tidak lagi seperti ketika mereka pertama kali diciptakan adalah tindakan mereka yang telah memakan buah terlarang itu~.
_________________
Ayat-ayat:
* Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya (Kej. 3:6). Lihatlah hanya ini yang kudapati: bahwa Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetap mereka mencari banyak dalih (Pkh. 7:29).
^ Setiap orang yang berbuat dosa , melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah (1 Yoh. 3:4).
~ Seperti kutipan di atas, Kej. 3:6.
Selasa, 02 Oktober 2012
Dosa-Dosa Saul
Berikut ini adalah dosa-dosa Saul yang dicatat dalam 1 Samuel 15, sebagai peringatan bagi kita.
Pertama, Saul merasa diri lebih bijaksana dari Tuhan. Tuhan memerintahkan agar semua domba dan hewan dari orang Amalek ditumpas, tetapi Saul menyelamatkannya untuk dipersembahkan kepada Tuhan.
Kedua, Saul lebih takut kepada rakyat ketimbang kepada Tuhan. Saul menjawab Samuel bahwa rakyat menghendaki agar binatang-binatang yang diselamatkan itu dipersembahkan kepada Tuhan. Padahal Tuhan memerintahkan agar menumpas segala binatang itu. Demikian pula kita, lebih takut kepada manusia ketimbang kepada Allah. Padahal, orang yang takut kepada manusia menghina Allah yang seharusnya ditakuti.
Ketiga, Saul hendak menipu Tuhan dan menipu Samuel. Ketika bertemu Samuel, Saul berkata bahwa ia telah melaksanakan kehendak Tuhan. Padahal sebagian domba itu dicuri olehnya. Banyak di antara kita yang sering menipu Tuhan seperti Ananias dan Safira, yakni berjanji tetapi tidak menepatinya.
Keempat, Saul lebih suka mempersembahkan korban dari pada mendengar firman Tuhan dan mentaati Tuhan. Seperti orang Kristen hari ini, lebih suka mempersembahkan pujian ketimbang mendengar firman Tuhan dan mentaatiNya.
Kelima, Saul tidak takut kepada Tuhan. Tuhan memerintahkan agar menumpas raja Agag tetapi ia malah menyelamatkannya. Saul tidak mengerti hati Tuhan yang begitu kecewa kepada orang Amalek. Penghakiman Tuhan begitu keras, seperti tidak berbelas kasihan karena orang Amalek ketika berbuat dosa, tidak memikirkan hati dan perasaan Tuhan.
Pertama, Saul merasa diri lebih bijaksana dari Tuhan. Tuhan memerintahkan agar semua domba dan hewan dari orang Amalek ditumpas, tetapi Saul menyelamatkannya untuk dipersembahkan kepada Tuhan.
Kedua, Saul lebih takut kepada rakyat ketimbang kepada Tuhan. Saul menjawab Samuel bahwa rakyat menghendaki agar binatang-binatang yang diselamatkan itu dipersembahkan kepada Tuhan. Padahal Tuhan memerintahkan agar menumpas segala binatang itu. Demikian pula kita, lebih takut kepada manusia ketimbang kepada Allah. Padahal, orang yang takut kepada manusia menghina Allah yang seharusnya ditakuti.
Ketiga, Saul hendak menipu Tuhan dan menipu Samuel. Ketika bertemu Samuel, Saul berkata bahwa ia telah melaksanakan kehendak Tuhan. Padahal sebagian domba itu dicuri olehnya. Banyak di antara kita yang sering menipu Tuhan seperti Ananias dan Safira, yakni berjanji tetapi tidak menepatinya.
Keempat, Saul lebih suka mempersembahkan korban dari pada mendengar firman Tuhan dan mentaati Tuhan. Seperti orang Kristen hari ini, lebih suka mempersembahkan pujian ketimbang mendengar firman Tuhan dan mentaatiNya.
Kelima, Saul tidak takut kepada Tuhan. Tuhan memerintahkan agar menumpas raja Agag tetapi ia malah menyelamatkannya. Saul tidak mengerti hati Tuhan yang begitu kecewa kepada orang Amalek. Penghakiman Tuhan begitu keras, seperti tidak berbelas kasihan karena orang Amalek ketika berbuat dosa, tidak memikirkan hati dan perasaan Tuhan.
Dosa-Dosa Anak Imam Eli
Berikut ini beberapa dosa anak-anak lelaki iman Eli, yang dicatat dalam 1 Samuel 2:12-25, sebagai peringatan bagi kita:
Pertama, tidak mengindahkan Tuhan, tidak menghormati Tuhan (ayat 12). Itu sebabnya, mereka melakukan segala dosa termasuk tidur dengan perempuan penjaga di rumah ibadah. Hati yang tidak taktu kepada Allah, dan tidak menghormati Tuhan dapat menjadi sumber dari banyak dosa yang lain.
Kedua, memandang rendah korban kepada Allah (ayat 17). Itu sebabnya, daging persembahan diperlakukan seenaknya tanpa memikirkan perasaan Tuhan. Dalam konteks kita hari ini, kita melihat pelayanan sebagai korban kepada Allah. Bila kita tidak sepenuh hati mempersiapkan dan menjalankan pelayanan kita, maka kita sedang memandang rendah korban kepada Allah.
Pertama, tidak mengindahkan Tuhan, tidak menghormati Tuhan (ayat 12). Itu sebabnya, mereka melakukan segala dosa termasuk tidur dengan perempuan penjaga di rumah ibadah. Hati yang tidak taktu kepada Allah, dan tidak menghormati Tuhan dapat menjadi sumber dari banyak dosa yang lain.
Kedua, memandang rendah korban kepada Allah (ayat 17). Itu sebabnya, daging persembahan diperlakukan seenaknya tanpa memikirkan perasaan Tuhan. Dalam konteks kita hari ini, kita melihat pelayanan sebagai korban kepada Allah. Bila kita tidak sepenuh hati mempersiapkan dan menjalankan pelayanan kita, maka kita sedang memandang rendah korban kepada Allah.
Senin, 01 Oktober 2012
Ayat-Ayat Tentang Tidak Sepenuh Hati
1Raj 11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.
1Raj 11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
1Raj 15:3 Abiam hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya, dan ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyangnya.
1Raj 11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
1Raj 15:3 Abiam hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya, dan ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyangnya.
Ayat-Ayat Tentang Sepenuh Hati
Bil 14:24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.
Bil 32:11-12 Bahwasanya orang-orang yang telah berjalan dari Mesir, yang berumur dua puluh tahun ke atas, tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub, oleh karena mereka tidak mengikut Aku dengan sepenuh hatinya, kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya.
Yos 14:8-9 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
Yos 8:61 dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
Yes 26:9 Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar.
Kis 18:5 Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.
Kol 4:17 Dan sampaikanlah kepada Arkhipus: Perhatikanlah, supaya pelayanan yang kauterima dalam Tuhan kaujalankan sepenuhnya.
Bil 32:11-12 Bahwasanya orang-orang yang telah berjalan dari Mesir, yang berumur dua puluh tahun ke atas, tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub, oleh karena mereka tidak mengikut Aku dengan sepenuh hatinya, kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya.
Yos 14:8-9 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
Yos 8:61 dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
Yes 26:9 Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar.
Kis 18:5 Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.
Kol 4:17 Dan sampaikanlah kepada Arkhipus: Perhatikanlah, supaya pelayanan yang kauterima dalam Tuhan kaujalankan sepenuhnya.
Langganan:
Postingan (Atom)